It's just my little's notes…

Archive for the ‘Rindu’ Category

Malam ahad lalu saya agak senewen dengan acara halal bihalal yang diadakan dilingkungan RTku (rukun tetangga), bagaimana tidak acara halal bihalal yang bernuansa religi digabung dengan acara memperingati hari kemerdekaan RI, yang ditunda perayaannya sebab tanggal 17 Agustus lalu bertepatan dengan bulan ramadhan sehingga banyak warga muslim yang tidak berkenan acara tersebut jika diadakan karena kebiasaan tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan pada malam hari hingga menjelang jam 12 malam dengan acara panggung gembira (pentas seni).

Sebenarnya tidaklah menjadi masalah kedua acara tersebut digabung asal isi acaranya disesuaikan dengan acara lain yang menyertainya dan tidak mengurangi makna acara utamanya, atau dibuat tema yang saling menguatkan dan membangun.

Namun ketika itu, nampaknya acara dibuat tanpa persiapan yang matang dan terkesan asal-asalan, banyak hal-hal yang kurang pas seperti banyaknya kesalahan yang dilakukan MC ketika membawakan acara mungkin saja si pembawa acara belum terbiasa namun jika teks yang akan dibaca sudah dipersiapkan dengan matang pasti tidak akan banyak salah ucap bahkan ada yang salah fatal yang diucapkannya namun sayang banyak orang yang tidak memperhatikannya.

Selain itu acara hiburannya menggunakan organ tunggal lengkap dengan biduanitanya. Meski malam itu sang biduanita bisa menyesuaikan diri dengan mengenakan kostum yang tertutup, namun lagu yang dibawakannya tetap saja lagu-lagu pop dan dangdut yang lagi booming, bukannya lagu religi atau lagu wajib yang mampu membangkitkan semangat bahkan ada sebuah lagu yang saya sangat risih mendengarnya yaitu lagu keong racun. Anehnya anak-anak yang kebanyakan duduk di kursi paling depan menyambutnya dengan gembira dan mereka sangat hafal lirik lagunya terlihat dari fasihnya mereka mengikuti sang biduanita menyanyi sambil berjoged ria. Jadi sangat ngeri dan prihatin saya melihatnya, beruntung adek lucu sudah sangat mengantuk sehingga mengajak saya segera pulang.

Yang jadi pertanyaan saya kenapa lagu-lagu yang tidak mendidik bahkan liriknya cenderung kotor (menurut saya) dibiarkan beredar. Bukankan hal tersebut bisa berdampak negatip / merusak akhlak anak-anak yang notabene sebagai generasi penerus bangsa. Mereka dengan gampang mengenal dan mengucapkan kata-kata yang tidak sepantasnya keluar dari mulut mereka yang lugu dan polos. Mungkin saja mereka untuk sesaat tidak mengerti artinya namun suatu saat dan bukan tidak mungkin mereka akan mencari tahu apa arti kata dari syair lagu tersebut.

Sebagian orang mungkin menganggap hal itu hanyalah sekedar lagu dan sebuah hiburan yang tidak akan memberikan dampak apapun meski liriknya jorok dan justru dianggap sebagai lawakan atau guyonan. Bukankah Allah melarang kita bergurau atau berucap dengan kata-kata yang tidak berguna dan bukankan setiap ucapan adalah doa.

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan”.[QS Luqman : 6]

Namun fenomena di masyarakat sekeliling kita agaknya lagu-lagu yang temanya cenderung nakal atau jorok yang lebih digemari dan langsung booming seperti lagu keong racun ini dan cocak rowo ketika itu.

Seingat saya, zaman kecil saya dulu, kayaknya tidak ada lagu – lagu semacam itu, untuk lagu-lagu dewasa meski ada yang lagunya cengeng namun liriknya lebih santun dan banyak lagu anak-anak yang memang temanya betul -betul untuk anak-anak seperti lagunya chicha koeswoyo, Adi Bing Slamet, Joan Tanamal dll dan juga lagu anak-anak karya AT Mahmud, Ibu Sud seperti libur telah tiba, pelangi-pelangi, lihat kebunku, naik delman, ambilkan bulan bu dan masih banyak lagi.

Dan saat ini agaknya lagu-lagu tersebut perlahan-lahan tergusur oleh lagu-lagu yang berlirik nakal dan jorok yang banyak diminati oleh orang dewasa maupun anak. Kalaupun ada lagu anak-anak dan islami namun jumlahnya sangat sedikit dan kurang dipromosikan sehingga tidak banyak diketahui masyarakat (mungkin kurang menguntungkan ya bagi produser ya.. 😦 )

Sekarang ini saya sangat rindu dengan lagu anak-anak yang mendidik dan Islami yang mengajarkan anak untuk mencintai Allah, mencintai rasulNya, menyayangi orang tua, menyayangi sesama, menyayangi alam dan semua makhluknya, serta mencintai tanah airnya. Kapan ya kira-kira kerinduan saya itu bisa terwujud?

Akhir pekan kemaren merupakan akhir pekan yang menyenangkan bagi saya dan keluarga karena kami dapat rihlah (rekreasi) ke kampung halaman yang jaraknya kurang lebih 80 km dari kota tempat tinggal kami dengan waktu tempuh ± 2 jam, tidak terlalu jauh memang namun suasananya sungguh sangat berbeda.

Tujuan utama kami kesana sebenarnya mengunjungi orang tua di kampung untuk bersilaturahmi dan melepas rindu dengan mereka juga dengan saudara-saudara yang sudah hampir 3 bulan tidak bersua …. namun karena kampung halaman kami masih asri dan sejuk…sekalian aja bisa sebagai ajang rekreasi untuk dapat melepas jenuh karena rutinitas sehari-hari.

Kampung kami terletak dilereng gunung Sumbing yang mayoritas penduduknya bertani padi, sayur mayur dan tembakau yang selama ini sebagai komoditi andalan yang merupakan sumber penghasilan utama mereka…alhamdulillah disana kami bisa melihat hamparan sawah yang menghijau , indahnya pemandangan desa yang asri juga tenang karena jauh dari hiruk pikuk dan kebisingan seperti laiknya terjadi di kota serta bisa merasakan sejuknya udara desa yang menenangkan 😆 subhanallah ….Itulah kenapa kami selalu rindu untuk datang kesana… 😆

hamparan rumput disamping rumah

Selama 2 hari disana, setiap pagi kami sempatkan untuk berjalan-jalan di pematang sawah sambil menghirup udara segar …. Alhamdulillah Ya Allah kami masih bisa menikmatinya, selain itu kami juga bisa melihat indahnya alam, bisa menyapa para petani yang memulai aktifitasnya disawah, melihat pemandangan gunung sumbing nan elok sekaligus juga bisa tadabur alam.. untuk mengingatkan diri sendiri dan juga anak –anak betapa maha kayanya Allah sang pencipta alam beserta isinya.

masih bisa melihat unggas mencari makan di hamparan rumput

Banyak ibroh (pelajaran) yang kami dapatkan ………. betapa Maha Besarnya Allah, betapa Maha Pemurah dan Pengasihnya Allah dan betapa indahnya ciptaan Allah, sehingga kami merasa sangat kecil dihadapanNYa dan sungguh tak pantas apabila manusia sombong serta tak mau bersyukur atas segala rahmat, nikmat dan karunia yang Allah berikan.

Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (QS Arrahman 13)

Semoga kita termasuk hamba yang selalu mengingat Allah dimanapun kita berada dan selalu bersyukur atas nikmat yang banyak ini ………… alhamdulillah ya Rabb atas segala karuniaMu ini sungguh Engkau ciptakan semua ini untuk kesejahteraan makhlukMu.

Tag:

Beberapa hari yang lalu ketika aku membuka file-file lama, aku menemukan kembali sebuah lembaran kenangan masa lalu ketika pertama kali kami harus berpisah karena suatu tugas kedinasan… berat dan sedih saat harus berpisah ketika itu 😯 …
Medan – Semarang bukanlah jarak yang dekat untuk dapat ditempuh setiap saat untuk bertemu.

Sekarang semuanya telah berlalu…meski saat ini jarak masih terbentang namun tidak sejauh dahulu…kejadian masa lalu menyisakan kenangan indah untuk diingat.

Inilah isi lembaran kenangan itu…aku selalu terharu setiap kali membacanya.. 😥
Buat yang mengirim, masih ingatkan tulisan ini…mohon ijin ya untuk aku tampilkan …dengan maksud agar senantiasa terjaga dan menjadi suatu kenangan indah bersama.. 😆

dear sweetheart
Assalamu’alaikum wr.wb.

seseorang yang selalu bangun jam tiga pagi itu membentangkan sajadah lalu menghadap Rabbnya. kesunyian yang menemaninya dua pekan terakhir, membuatnya kembali akrab kepada perjalanan ruhani yang indah. lalu doa-doa teralun dengan penuh perasaan, untuknya dan untuk orang-orang yang dicintainya.

seseorang yang selalu bangun jam tiga pagi itu usai dari sujud panjangnya. kemudian menyuarakan lagi ayat-ayat Illahi. itulah satu formula untuk menyemai rindu yang kuat dihatinya. ada keyakinan padanya bahwa Rabbnya akan menyampaikan getaran rindunya pada orang-orang tercinta.

seseorang yang selalu bangun jam tiga pagi, punya satu optimisme. Rabbnya Maha Pengasih, akan berikan pancaran perasaan damai dan tenang kendati jarak terbentang jauh. Rabbnya Maha Penolong, akan menjaga setiap langkahnya untuk tetap istiqomah menjalani takdir-Nya dan membantu kemudahan segala urusannya. Rabbnya Maha Pelindung, akan mempertemukan orang-orang yang mencinta karena-Nya, dalam satu bahagia yang diridhoiNya.

seseorang yang selalu bangun jam tiga pagi, tak henti bertahmid bahwasanya ia sungguh bersyukur memiliki pasangan hidup yang shalih dan tawakkal. sesungguhnya yang terjadi adalah karena kuasa-Nya dan tidaklah itu semua terjadi melainkan untuk menjadikan hambaNya lebih mulia.

seseorang yang selalu bangun jam tiga pagi itu penuh kepasrahan. kepada-Nya ia titipkan orang-orang yang dicintai. lalu ia menjalani hidup dengan lebih tenang. semoga Allah menjaga hatinya, semoga Allah membimbing langkahnya, semoga Allah menjadikan lancar segala urusannya, semoga Allah memberi keberkahan pada setiap rezekinya.

seseorang yang selalu bangun jam tiga pagi, bangkit dari sajadahnya dengan pancaran muka bahagia. dan ia juga yakin, bahwa orang-orang yang dicintainya pun merasakan kebahagiaan itu. ia segera menyongsong shubuh untuk mengawali hari-harinya. disinilah.., masa depan harus mulai dirintis dan ia yakin akan ada banyak hikmah yang bisa diambil dari perjalanannya.

seseorang yang selalu bangun jam tiga pagi, kemudian bertutur melalui satu tulisan untukmu. sekadar coretan biasa. namun semoga dapat menyampaikan perasaannya padamu. “Aku sayang kamu”
wassalam

semarang, 14 januari 2005
yours


Mutiara Kata

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)
Juni 2017
S S R K J S M
« Jul    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Archives

Top Rating

Blog Stats

  • 164,166 hits

Favorit link