It's just my little's notes…

Children of Heaven

Posted on: Mei 3, 2011

Ketika membuka koleksi cd-cd lama dirumah, saya menemukan sebuah cd film Children of Heaven, sebuah film lama namun saya sangat terkesan sekali dengan film tersebut, mengharukan dan banyak pesan moral yang disampaikan, ketika menontonnyapun saya tak pernah sanggup untuk menahan air mata haru dari kisah film ini.

Sinema ini mengambil setting tentang satu keluarga miskin dengan dua orang anak yaitu Ali dan Zahra. Ali tanpa sengaja menghilangkan sepatu satu-satunya milik Zahra adiknya, Zahra sedih dan merasa amat kesal saat sepatunya hilang oleh kakaknya, Ali. Di sisi lain, Ali pun khawatir jika kasus hilangnya sepatu itu akan diketahui oleh sang Ayah. Maka, demi menutupinya, mereka mesti bergantian memakai sepatu Ali untuk pergi bersekolah. Zahra yang masuk lebih pagi akhirnya harus berlari sepulang sekolah untuk menyerahkan sepatu yang ia kenakan kepada Ali yang masuk siang.

Beberapa kecerdikan khas anak-anak dalam menghadapi masalah terlihat di lakon ini. Ali beberapa kali harus berbohong pada gurunya ketika ia terlambat. Bahkan pernah sekali waktu, Ali diusir Kepala Sekolah, meski kemudian dibantu seorang guru untuk bisa masuk kelas.

Disinilah kemudian kisah heroik Ali dimulai. Suatu hari, ia melihat pengumuman di sekolah mengenai lomba lari marathon, yang untuk juara ketiga tersedia hadiah sepasang sepatu baru. Melihat kesempatan ini, Ali merasa mendapatkan jalan untuk mengganti sepatu adiknya. Kebiasaan harus berlari kencang tiap hari ke sekolah, termasuk pengalaman dikejar anjing ketika membantu ayahnya menjadi tukang kebun, memercikkan sebuah optimisme pada Ali untuk mencoba tantangan lomba lari itu.

Lomba berjalan seperti harapan. Ali dan rombongannya, yang datang dengan truk dan berbusana seadanya, harus berhadapan dengan anak-anak elit yang sepertinya terlatih untuk memenangkan lomba ini. Ali terus memacu langkahnya untuk menjadi juara ketiga. Meski sempat terjatuh di tengah lomba, ia terus berlari, hingga ia lupa bahwa ia hanya ingin juara ketiga. Kenyataan berjalan tak sesuai keinginan, Ali menjadi juara pertama.

Film garapan sutradara asal Iran Majid Majidi ini, dikemas dengan sederhana dan mengangkat tema kehidupan sehari-hari di Iran. Cerita ini bertutur tentang kemiskinan tanpa harus dipenuhi kemuraman, kisahnya tidak cengeng meski hidup dalam keterbatasan. Dengan imaji yang rasional, film yang dibintangi dua bintang cilik ini—Amir Farrokh Hashemian (sebagai Ali) dan Bahare Seddiqi (sebagai Zahra) terasa dekat dengan aktivitas kita sehari-hari. Film ini menyabet penghargaan Best Picture dari Festival Film Montreal dan menjadi nominator untuk kategori Best Foreign Film pada Academy Award tahun 2004, sebuah gelar yang akhirnya dimenangi oleh Life is Beautiful-nya Roberto Benigni.

Kendati berkisah tentang kehidupan anak-anak, menurut saya film ini sangat bagus dan layak, dan saya sangat rekomendasikan, untuk ditonton oleh para orang tua juga anak-anak (bagi yang belum pernah menonton) karena mengajarkan beberapa pesan, nilai dan pelajaran tentang kehidupan.

Pertama : Ikhlas dan tawakkal menerima keadaan yang ada, dalam keterbatasan ekonomi tidak lantas membuat mereka menjadi cengeng dan minta belas kasihan orang lain.

Kedua : Anak-anak yang sangat memahami keadaan orang tuanya, ketika sepatu adiknya hilang tidak membuat Ali merengek dibelikan orang tuanya, namun tetap bertahan dengan satu sepatu untuk berdua yang dipakai secara bergantian.

Ketiga empaty dan murah hati, ketika melihat sepatunya yang hilang ternyata dipakai oleh anak dari keluarga yang lebih miskin dari mereka, mereka tidak memaksa mengambil sepatunya itu kembali. Kalau hal tersebut terjadi pada diri kita mungkin yang kita lakukan adalah meminta kembali sepatu tersebut apalagi sepatu tersebut satu-satunya sepatu milik kita dan sangat kita butuhkan.

Keempat tanggung jawab, karena telah menghilangkan sepatu adiknya Ali berusaha menggantinya meski dengan perjuangan yang berat sebagai wujud tanggung jawabnya.

Masih banyak lagi pelajaran yang dapat dipetik dari kisah ini, dan yang ingin saya katakan untuk mereka anak-anak dalam kisah ini “mereka adalah anak-anak hebat dan luar biasa, pantas jika film ini berjudul ANAK-ANAK SURGA.

28 Tanggapan to "Children of Heaven"

wow.. seneng bisa ketemu lagi cd filemnya
ntar nonton lagi ah..

sedj

siap -siap bawa tisu ya🙂

ternyata cd itu ada dirumah kang keselip waktu kopda wakakakakak

pengen nonton film ini, tapi belum ketemu cd-nya.

download dr google, bisa Cen..

gak bosen nonton film ini deh

Oh, aduh, belum nonton.😦

coba nonton Sop, bagus banget soalnya..

Rasanya dulu saya pernah nonton di tv, mengharukan banget🙂

NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor
3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://uangtebal.wordpress.com/

ini komentarnya lucu ga nyambung hehehe

gpp pak ….itu namanya iklan..numpang lewat he…

huhuhu.. saya nangis nonton pelem ini Ummi!

Salam Takzim
empat hikmah yang memberikan khasanah dari film itu, menjadikan tambahan khasanah buat saya ummi
Izin kirim sesuatu lewat email yah
Salam Takzim Batavusqu

Salam takzim juga pak,
trimakasih kunjungannya, merupakan kehormatan pak batavusqu bersedia mampir ke blog sederhana ini.

btw ditunggu kirimannya, mksh sebelumnya..

email saya : ummurizka@yahoo.com

aku belom nonton film ini mbak..tapi kok rasanya judulnya familiar yah??apa ada buku dg judul yg sama ya??

liat reviewnya aja keliatan ni film pasti sedih..

Kalo versi buku saya kurang tahu, tp filem ini pernah diputar di tv, iya fit sangat mengharukan sampai anak saya ngajak pergi ke Iran untuk memberi sepatu kepada Ali n Zahra pemainnya.
hmmm pikiran anak2 msh polos banget🙂

Nonton film yang satu ini memang mengharukan!!!

iya neh ummu, bener2 mengharukan filmnya, hikmahnya juga banyak ya salah satunya untuk mendapatkan sesuatu harus bekerja keras terlebih dahulu

iya mbak banyak hikmah yg bs dipetik dari film ini, mengajari anak jg biar tdk berfoya-foya krn mash banyak keluarga miskin spt dikisah ini yg berada disekitar kita.

iya bener bgt bunda, nonton children of heaven bisa bikin terharu, en bikin mendung mata🙂
suka banget ma film ini ^_^

ga bosen juga ya nontonnya🙂, mksh ya kunjungannya..

aku pernah baca ulasannya
ceritanya memang sangat menyentuh ummu

lanjutin liat filmnya Julie, dijamin bagus..

saya pernah menontonnya. sangat menyentuh, edukatif.semangatnya perlu dicontoh murid2 saya

saya senang dengan film ini. dulu sering diputar di TVRI bulan puasa, waktu saya kecil. Great story in great posting😀

Aku suka sekali film ini! Pernah juga niat mau bikin resensinya, tapi belom2… hehehe… film ini nggak ada bosen2nya kutonton Mba.. udah belasan kali!! Heheh…

Lebih bagus drpd Life Is Beautiful! Huh! Kenapa mesti dia sih yg menang?!

Anyway, bagus nih Mba dibikin resensi spt ini,… biar bnyk org yg tau ada film sebagus ini… really recommended…

Ohya… salam Kenal yah Mama RiZka😉

mudah-mudahan di tayangkan
kembali yanh film itu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mutiara Kata

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)
Mei 2011
S S R K J S M
« Apr   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives

Top Rated

Blog Stats

  • 158,282 hits

Favorit link

%d blogger menyukai ini: