It's just my little's notes…

Tokoh Idola

Posted on: Januari 25, 2011

Beberapa saat yang lalu saya melihat acara infotanment di sebuah stasiun tv swasta yang memberitakan tentang rencana kedatangan penyanyi asal Kanada Justin Beiber ke Indonesia.

Dari informasi yang disampaikan acara tersebut, penyanyi yang masih ABG ini sangat fenomenal, banyak pengemarnya dari berbagai negara termasuk Indonesia yang kebanyakan mereka anak gadis baru gede, terlihat sangat histerisnya mereka ketika melihat penyanyi muda ini bahkan sampai ada yang mau membunuh atau bunuh diri jika keinginannya tidak tercapai dengan Justin Beiber, sungguh suatu sikap yang sangat berlebihan menurut saya.

Kata Psikolog Tika Bisono menanggapi fenomena remaja yang demikian terhadap tokoh idolanya, itu merupakan fase yang dialami oleh sebagian besar para remaja, sebagai orang tua suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, itulah tahapan yang dilalui yang ada pada diri remaja dan ketika umur mereka bertambah perilaku tersebut berangsur-angsur berkurang seiring dengan bertambah kedewasaannya.

Meski merupakan fase para remaja yang masih meledak-ledak namun sebagai orang tua menurut saya perilaku yang demikian harus mendapat perhatian lebih jangan ada pembiaran dan jangan sampai para remaja larut dalam keadaan yang tidak syar’i.

Melihat kondisi remaja yang demikian yang cenderung mengidolakan penyanyi, aktris, aktor yang bergaya hidup tidak islami (apalagi dari manca negara yang jelas-jelas sangat berbeda gaya hidupnya dan kebanyakan mempunyai perilaku yang jauh dari budaya timur) daripada mengidolakan tokoh-tokoh yang bisa menjadi panutan dan teladan semisal ulama, ilmuwan, para pahlawan pembela bangsa, seniman yang islami, saya sebagai orang tua merasa prihatin dan sangat kuat keinginan saya untuk menjauhkan anak-anak saya dari perilaku yang tidak sesuai ajaran Islam.

Dari apa yang dikatakan Tika Bisono diatas, bisa saya sikapi mumpung anak-anak masih kecil alangkah baiknya dan wajib tentunya mendidik dan membimbing anak-anak untuk taat menjalankan perintah Allah dan selalu merasa dalam pengawasan Allah, menjadi pribadi yang kuat dan tangguh yang ketika dewasa nantinya mereka dapat membentengi diri mereka sendiri dari pengaruh negatip atau yang tidak islami serta mengarahkan mereka untuk selalu meneladani Rasulullah SAW, para sahabat rasul dan tokoh penjuang islam lainnya dalam kehidupan sehari-hari sehingga ketika melewati masa remaja mereka tidak perlu menjadi remaja yang berperilaku seperti fenomena diatas dan gampang terbawa arus atau trend yang tidak syar’i.

Memang bukan perkara mudah mendidik anak menjadi anak yang sholeh, kuat dan cerdas di zaman globalisasi sekarang ini namun (lagi-lagi menurut pendapat saya) asal ada keinginan, tekad yang kuat, usaha juga doa dari orangtua Insya Allah, Allah akan memberi jalan dan semoga generasi rabbani (generasi yang sehat yang baik dalam segala hal, lurus aqidah dan perilakunya) yang menjadi harapan orang tua akan terwujud. Amin.

23 Tanggapan to "Tokoh Idola"

iya betul nih mi, sekarang lg demam justin bieber yang mo datang, padahal mah mo datang ya datang aja ga usah bikin rusuh disini, bener kan, hehehe…

idola yang sesungguhnya kan harusnya Rasulullah SAW ya, karna beliau sudah memberikan bukti nyata bagaimana sempurnanya beliau dimata manusia, bahkan Allah dan para malaikat-Nya saja senantiasa memuji beliau…🙂

betul bunda, Rasulullah SAW yang harus kita idolakan dan sbg panutan..smg generasi kita tetap istiqomah ya bun..

semoga aku termasuk remaja yang “sehat”, amiien… ^^
betewe, aku ga ngefans justin bieber kook… (apalagi ngidolain, diih).

amin, seneng mendengarnya…thanks kunjungannya ya🙂

hehe… sama2… ^^
saling kunjung yaaa😀

menurutku sambil terus diarahkan mengenai idola anak2 kita, kita yakin saja anak kita akan sadar siapa idola yang hakiki….

kalo yang saya alami dulu, memang begitu: mengidolakan hingga dinding kamar penuh dengan band2 kabanggaan…tapi pada akhirnya muncul perasaan semu dan jemu…

lunturnya rasa jemu tsb dibantu oleh teman2, ortu, saudara atau siapa saja yang ada di sekitar kita yang ‘menyadarkan’ atas dasar agama.

alhamdulillah ada yg mengingatkan ya om…sy dulu jg begitu tp msh tahap wajar tdk sampai heboh…namun sy ingin anak saya menjadi lebih baik…smg harapan sy bs terkabul..

kalo aku juga ngefans sama Rasulullah SAW beserta para sahabatnya, dan selain itu saya juga ngefans ama diri saya sendiri (*lho..???)

Sekarang sedikit orang tua yang mengarahkana anaknya seperti para sahabat mengarahkan anak-anaknya…

sungguh menyedihkan

Untuk tiketnya aja 500 rb ampe jutaaan, dgn mudahnya untuk membeli tiket, sementara ada orang yang bersusah payah untuk mendapatkan uang segitu.

betul mbak..mereka kok banyak uang ya..dan lebih prihatin lagi ada yang mau beli tiket harus bolos sekolah😦

semoga kelak jika sudah punya anak bisa membimbingnya dengan baik🙂

hanya berkunjung saja

Mantap bener artikelny mas🙂

paling aman mengidolakan SEMAR
insyaAllah gak ada kontradiksinya
salam sukses

sedj

Saya nggak suka tuh ma si bieber, untung aja udah melewati masa remaja jadi terhindar dari fenomena seperti itu. Waktu saya remaja juga gak pernah mengidolakan artis2 luar kayak gitu, hihihi. Tapi nasehat bagus tuh buat nanti calon orang tua supaya didik anak2nya bener ya, amin…

salam ummu🙂

benar sekali, Bunda, asal ada keinginan, tekad yang kuat, usaha juga doa dari orangtua, insyaAllah upaya orangtua dalam mendidik anak agar menjadi anak yang shalih dapat tercapai dengan baik.

fenomena si justin beiber itu memang aneh… bingung juga sebetulnya dengan ABG sekarang. apakah sekedar ikut2an, supaya dikira gaul, atau nge-fans beneran.

padahal sih nyanyinya juga standar, muka juga standarnya org amrik, biasa aja. ckckckck….

ummi…kita sama2 berdoa dan berusaha mendidik anak menajadi pribadi yang berakhlak yaaa…🙂

hehe, justin bieber
saya suka beberapa lagunya.

Jadi ingat juga di masa masih imut2 dulu sempat mengidolakan seleb. Karena memang belum mendapatkan pelajaran, baik dari sekolah maupun ortu.😦

iya lebih ganteng steven william hahahahahaha.com xixixixixxxiii

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mutiara Kata

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)
Januari 2011
S S R K J S M
« Des   Feb »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Top Rated

Blog Stats

  • 158,282 hits

Favorit link

%d blogger menyukai ini: