It's just my little's notes…

Rindu Lagu Anak-Anak

Posted on: Oktober 1, 2010

Malam ahad lalu saya agak senewen dengan acara halal bihalal yang diadakan dilingkungan RTku (rukun tetangga), bagaimana tidak acara halal bihalal yang bernuansa religi digabung dengan acara memperingati hari kemerdekaan RI, yang ditunda perayaannya sebab tanggal 17 Agustus lalu bertepatan dengan bulan ramadhan sehingga banyak warga muslim yang tidak berkenan acara tersebut jika diadakan karena kebiasaan tahun-tahun sebelumnya dilaksanakan pada malam hari hingga menjelang jam 12 malam dengan acara panggung gembira (pentas seni).

Sebenarnya tidaklah menjadi masalah kedua acara tersebut digabung asal isi acaranya disesuaikan dengan acara lain yang menyertainya dan tidak mengurangi makna acara utamanya, atau dibuat tema yang saling menguatkan dan membangun.

Namun ketika itu, nampaknya acara dibuat tanpa persiapan yang matang dan terkesan asal-asalan, banyak hal-hal yang kurang pas seperti banyaknya kesalahan yang dilakukan MC ketika membawakan acara mungkin saja si pembawa acara belum terbiasa namun jika teks yang akan dibaca sudah dipersiapkan dengan matang pasti tidak akan banyak salah ucap bahkan ada yang salah fatal yang diucapkannya namun sayang banyak orang yang tidak memperhatikannya.

Selain itu acara hiburannya menggunakan organ tunggal lengkap dengan biduanitanya. Meski malam itu sang biduanita bisa menyesuaikan diri dengan mengenakan kostum yang tertutup, namun lagu yang dibawakannya tetap saja lagu-lagu pop dan dangdut yang lagi booming, bukannya lagu religi atau lagu wajib yang mampu membangkitkan semangat bahkan ada sebuah lagu yang saya sangat risih mendengarnya yaitu lagu keong racun. Anehnya anak-anak yang kebanyakan duduk di kursi paling depan menyambutnya dengan gembira dan mereka sangat hafal lirik lagunya terlihat dari fasihnya mereka mengikuti sang biduanita menyanyi sambil berjoged ria. Jadi sangat ngeri dan prihatin saya melihatnya, beruntung adek lucu sudah sangat mengantuk sehingga mengajak saya segera pulang.

Yang jadi pertanyaan saya kenapa lagu-lagu yang tidak mendidik bahkan liriknya cenderung kotor (menurut saya) dibiarkan beredar. Bukankan hal tersebut bisa berdampak negatip / merusak akhlak anak-anak yang notabene sebagai generasi penerus bangsa. Mereka dengan gampang mengenal dan mengucapkan kata-kata yang tidak sepantasnya keluar dari mulut mereka yang lugu dan polos. Mungkin saja mereka untuk sesaat tidak mengerti artinya namun suatu saat dan bukan tidak mungkin mereka akan mencari tahu apa arti kata dari syair lagu tersebut.

Sebagian orang mungkin menganggap hal itu hanyalah sekedar lagu dan sebuah hiburan yang tidak akan memberikan dampak apapun meski liriknya jorok dan justru dianggap sebagai lawakan atau guyonan. Bukankah Allah melarang kita bergurau atau berucap dengan kata-kata yang tidak berguna dan bukankan setiap ucapan adalah doa.

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan”.[QS Luqman : 6]

Namun fenomena di masyarakat sekeliling kita agaknya lagu-lagu yang temanya cenderung nakal atau jorok yang lebih digemari dan langsung booming seperti lagu keong racun ini dan cocak rowo ketika itu.

Seingat saya, zaman kecil saya dulu, kayaknya tidak ada lagu – lagu semacam itu, untuk lagu-lagu dewasa meski ada yang lagunya cengeng namun liriknya lebih santun dan banyak lagu anak-anak yang memang temanya betul -betul untuk anak-anak seperti lagunya chicha koeswoyo, Adi Bing Slamet, Joan Tanamal dll dan juga lagu anak-anak karya AT Mahmud, Ibu Sud seperti libur telah tiba, pelangi-pelangi, lihat kebunku, naik delman, ambilkan bulan bu dan masih banyak lagi.

Dan saat ini agaknya lagu-lagu tersebut perlahan-lahan tergusur oleh lagu-lagu yang berlirik nakal dan jorok yang banyak diminati oleh orang dewasa maupun anak. Kalaupun ada lagu anak-anak dan islami namun jumlahnya sangat sedikit dan kurang dipromosikan sehingga tidak banyak diketahui masyarakat (mungkin kurang menguntungkan ya bagi produser ya..😦 )

Sekarang ini saya sangat rindu dengan lagu anak-anak yang mendidik dan Islami yang mengajarkan anak untuk mencintai Allah, mencintai rasulNya, menyayangi orang tua, menyayangi sesama, menyayangi alam dan semua makhluknya, serta mencintai tanah airnya. Kapan ya kira-kira kerinduan saya itu bisa terwujud?

20 Tanggapan to "Rindu Lagu Anak-Anak"

Ummi, saya juga pengen banget menciptakan lagu anak. Entahlah, saya kurang sependapat dengan fenomena yang terjadi. Trenyuh begitu melihat ada seorang bocah menyanyikan lagunya orang dewasa. Kadang juga disertai dengan gaya yang ikut2an vulgar..Mohon sambung doanya ya Ummi..

Ohya Ummi (maap datang lagi),,kalau boleh (dan di ijinkan) saya akan membuat tulisan senada dan ngelink tulisan ini. Saya tunggu kabar dari Ummi.

Syukron atas simpatinya, ditunggu karya-karya secepatnya ya, saya sangat mendukung. Silakan juga jika menulis hal yang senada, biar anak-anak Indonesia semakin mendapatkan haknya..

:8
lagu anak2 skarang udah pudar…
hmmmm… mungkin sulit membangkitknya lgi deh…

mungkin karena industri berorientasi pada materi…sehingga kurang mengindahkan aspek rohani…

Assalaamu’alaikum UmmuRizka…

Acara yang sama juga berlaku di Malaysia, bahkan dikampung terpencil sekalipun. Ketidakpekaan masyarakat dalam mengadakan majlis yang melibatkan dwiacara terutama bernuansa religi sangat kurang. Bahkan acara yang bersifat hiburan duniawi berlebihan sehingga menghilangkan seri majlis yang sepatutnya bersifat manusiawi yang membangun jiwa.

Saya setuju, kini sangat berkurangan di mana-mana media elektronik yang mengudarakan lagu kanak-kanak dan rancangan kanak2 yang bersifat hiburan mendidik. Yang ada kini, rancangan kanak2 dengan acara hiburan seperti orang dewasa dan kanak2 itu menyanyikan lagu2 hit semasa dengan tingkah ulah dan pakaian yang menjolok mata. kesannya, anak2 menjadi dewasa yang belum matang. Akhirnya, berlakulah gejala sosial yang mengelirukan dunia mereka.

Saya juga sama Mbak, merindui lagu anak2 yang memberi jiwa anak2 kita terbina bersih dari noda fikiran dan tempang ulah tingkahnya dek perkembangan arus dunia tanpa sempadan.
Salam manis dari saya di Bangi, Selangor.😀

hai..saya Zepe. Saya punya banyak koleksi lagu anak yang kini telah mencapai 30 lagu. Lagu-lagu saya juga sudah dipakai di beberapa PAUD dan TK, dan bisa di upload dari internet secara gratis.
Klik saja:
http://www.lagu2anak.blogspot.com

Oke Ummi, makasih..

wahh, dari dulu sampai sekarang saya ga terlalu suka dengar musik jadi mungkin ga terlalu memperhatikan tp memang sich anak2 skrg suka musik yang sbenarnya trgolong “dewasa” untuk usia mereka. Tapi tdk salah mereka juga sih krn hampir acara di tv ga ada lagi acara musik yg khusus utk anak2😀

Assalaamu’alaikum Ummu..

hadir menyapa sahabat yang baik di sore indah ini.
Apa masih sibuk lagi ya..
Ayuuh… menulis dan menulis agar kita dapat menyegarkan otak dan fikiran kita. Selamat sukses menjalani kehidupan ini.

Salam sayang dari saya di Sarawak.😀

makasih banyak kunjungannya ya bunda, iya ni msh banyak kesibukan baik dikantor maupun di rumah (anak-anak lagi banyak ulangan), jika longgar pasti nulis lagi, tunggu tulisan saya berikutnya ya…, salam sayang juga dari ummurizka untuk bunda siti…

Saya sudah link artikel ini di tulisan saya yang “Lagu anak, Riwayatmu Kini” Terimakasih Ummi, atas inspirasinya;

oke mksh ..langsung ke TKP ni…

malah aku pikir sekarang anak-anak ga punya lagu, lagu anak-anak sekarang temanya dewasa..penyanyinya juga bisa diitung jari

Pernah waktu itu, aku menyanyikan lagu anak-anak….Ternyata anak-anak bingung…Malah bilang,” IH, Bunda…Nyanyiin lagu aneh.”
^^

buat OK dan mbak meli…kasian ya anak-anak Indonesia terpaksa harus bernyanyi dengan lagu yang ga pantas untuk mereka..

semakin banyak aja korbannya…
sesuai judulnya, pasti banyak racunnya
semoga tak ada lagi yang lebih gawat
salam sukses..

sedj

gimana kalau kita bikin lagu anak-anak sendiri? hihihi

wah seharusnya buday yang memamng tidak sesuai dengan hati nurani jangan dilaksanakan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mutiara Kata

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)
Oktober 2010
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives

Top Rated

Blog Stats

  • 158,282 hits

Favorit link

%d blogger menyukai ini: