It's just my little's notes…

Catatan Lebaran 1431 H

Posted on: September 23, 2010

Begitu cepatnya waktu berlalu tanpa terasa telah habis libur bersama lebaran yang hanya 5 (lima) hari, meski singkat namun banyak cerita bahagia dan ada juga sedih yang tertoreh yan mewarnai lebaran tahun ini.

Cerita bahagia karena lebaran tahun ini begitu lengkap karena dapat merayakannya bersama dengan orang tua, seluruh anggota keluarga tercinta dan tak ketinggalan dapat berjumpa dengan sanak saudara jauh maupun dekat … (yang baru bisa bertemu mereka ketika di momen-momen tertentu seperti pada hari raya ini)….. suatu hal yang sangat menyenangkan dan membahagiakan tentunya… rasanya ingin berlama-lama berkumpul dan berbagi cerita bersama mereka.

Libur lima hari betul-betul kami manfaatkan waktunya semaksimal mungkin agar bisa bersilaturahmi kesemua keluarga alhamdulillah jarak yang tidak terlalu jauh memungkinkan kami dapat mengunjungi mereka.

Dua hari pertama lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya, saya mudik ke rumah mertua terlebih dahulu dan melakukan sholat Ied disana. Selesai sholat Ied, dengan wajah ceria😆 kami bersalam-salaman dengan keluarga dan para jamaah sholat Ied sambil mengucapkan “taqobballahu minna wa minkum…taqabbal ya kariim”, semoga kami menjadi jiwa yang menang.

Untuk lebih menyempurnakan ibadah selama bulan ramadhan kami lanjutkan dengan saling meminta maaf pertama-tama kepada suami tercinta (maafkan ummi ya abah masih banyak kekurangan dan kesalahan yang ummi lakukan yang mungkin membuatmu kurang berkenan 😥 ), kepada ibu bapak (maafkan ananda ya ibu – bapak ..ananda masih banyak kekurangan dalam berbirrul walidain kepadamu), kepada adik-adikku ( maafkan mbak ya dik, karena kesibukan kadang melalaikan kalian), juga kepada ketiga anakku tercinta (maafkan ummi ya anakku sayang ..ummi sering kurang sabar dalam membimbing kalian), suasana menjadi sangat mengharukan sayapun tak sanggup membendung tetesan air mata, tak pelak lagi isak tangis memenuhi ruang keluarga kami😥

Ya Rabb semoga Engkau menerima segala amal ibadah kami dan ampunilah dosa – dosa kami kepadaMu dan dosa-dosa kami kepada keluarga dan sesama.amin.

Setelah selesai acara keluarga, selanjutnya kami melakukan silaturahmi dengan berkunjung kepada tetangga sekitar rumah … ini salah satu wajah-wajah renta penghuni desa.

Selesai dua hari berlebaran di rumah mertua, kami harus bergegas untuk melanjutkan perjalanan ke Solo, ke tempat kelahiranku untuk mengunjungi kakak dan adikku tercinta serta om dan bulik disana (kedua orangtuaku sudah tiada …jadi sedih banget jika mengingat beliau, bapak ibu doaku selalu untukmu “Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo“.

Tidak berbeda dengan suasana lebaran di rumah mertua…suasana lebaran keluarga di Solo juga sangat mengesankan sekaligus mengharukan , kami bisa bertemu dengan keluarga besar almarhumah ibu dan juga keluarga besar almarhum bapak. Ternyata dalam waktu satu tahun jumlah keluarga besar kami semakin banyak karena bertambah anggota keluarga baru (tambah menantu dan cucu). Allhamdulillah kami bisa saling bertemu dan mengenal mereka sehingga memperat persaudaraan kami. Ya Allah kekalkanlah hubungan persaudaraan kami, rukunkanlah kami, hindarkan kami dari pertikaian dan jadikan persaudaraan kami menjadi persaudaraan yang saling menguatkan dan memberikan manfaat satu sama lain amin.

Dua hari sudah kami di Solo, saatnya kami harus meninggalkan keluarga tercinta untuk kembali pulang untuk memulai lagi aktifitas masing-masing, pertemuan dengan semua keluarga memberikan kesan yang indah..saudaraku tercinta sampai jumpa lagi… semoga Allah memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga kita bisa dipertemukan lagi di lain waktu.

Cerita masih belum selesai, karena masih ada cerita sedih yang ikut mewarnai catatan lebaran tahun ini, dalam perjalanan pulang ke Semarang, kami terjebak kemacetan sehingga perjalanan dari kota Solo ke Semarang kami tempuh dengan waktu ± 10 Jam sedang dalam situasi normal hanya perlu 3 – 4 jam saja. Sungguh sangat membosankan dan tidak nyaman, terutama anak-anak kasihan mereka terlihat sangat kelelahan.

wajah-wajah lelah

Perjalanan yang melelahkan mungkin itu salah satu jugalah yang menyebabkan adek lucu menjadi sakit batuk dan badannya menjadi panas tinggi mencapai 39,4 C, bingung dan panik jika sudah begini, tanpa buang waktu lagi kami segera membawanya ke dokter yang biasa menanganinya, kata dokter ada dahak yang tidak bisa keluar yang menyumbat saluran nafasnya dan hal ini menjadi lahan subur bagi kuman-kuman sebagai penyebab badan menjadi panas. Alhamdulillah adek lucu sekarang sudah sehat … and everything is running well.

Semuanya telah berlalu menjadi sebuah cerita yang menghiasi catatan lebaranku tahun ini, semoga ada ibroh yang dapat saya petik.

19 Tanggapan to "Catatan Lebaran 1431 H"

lima hari yang sangat menyenangkan, menyedihkan, melelahkan, dan lain-lain… hehe

wah senang nya bisa berkumpul..

Salam buat Ummi…. Tentu seronok balik berkumpul bersama handai taulan yang jarang ditemui. 5 hari yang sangat bermakna dan tidak ditemui lagi pada masa lainnya.

Sebuah kehidupan yang telah direncana Allah untuk kita nikmati sebagai satu peluang buat kita menaksir diri dan bersyukur dengan apa yang dikurniakan. Begitulah rencah dan asam garam kehidupan, Ummi.

Salam indah dari Indahkasihku.😀

Syukron Indah atas kunjungannya..memang bahagia jika bisa bisa selalu berkumpul dengan semua keluarga, rasanya ayem.

itulah lebaran,,,udah lebar waktu,,lebar duit,,tp indah’a lebaran yg mengesankan bsa kumpul2 keluarga hehe

Betul tu jika lebaran yang banyak duit anak_anak, dapat fitrah (istilah jk bagi2 uang saat lebaran) he…

iya alhdllh anak2 bsa ngerasaain hasil kerja kita

berkumpul brg kluarga adl kebahagiaan yang tiada tara, sy mrasakan bgtuh.. hhe

jadi terbayar kangennya saat lebaran ya ummi… :)…dan lebaran pu akan dikangeni. Saat berkumpul dengan saudara memang nikmat. Pantas ya, kalau silaturahim itu gudangnya rezeki. Salam kenal dari bunda Alfis

Ga usah khawatir… sebentar lagi kan mo lebaran lagi tuch… [lebaran haji maksudnya😀 hehehe]

foto kedua tuh mengenaskan banget
kelihatan banget belum makan
hehehe…

sedj

iya tuh kesian memang belum makan, namun akhirnya bisa makan gurame lombok ijo n bebek goreng nyam..nyam nikmatnya..🙂

Mba, saya ada award buat mba🙂

Syukron mbak din, atas awardnya, langsung kuterima dengan tangan terbuka ni…

syukron mbak dina atas awardnya untuk diriku, langsung kuterima dengan tangan terbuka ni…

lebaran yang banyak hal yang bisa dikenang.. dalam suka duka..dalam riang dan lelah… semuanya memberi makna yang hangat dan mendalam…🙂

benar bung elmoudy, trimakasih atas kunjungannya🙂

hahahahaha, fotonya lucu

…. dan hari ini nuansa lebaran masih tersisa, meski perlahan ia mulai menjauh.
Bahagianya dapat berkumpul bersama keluarga, ya Ummy ^^
🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mutiara Kata

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)
September 2010
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Archives

Top Rated

Blog Stats

  • 158,282 hits

Favorit link

%d blogger menyukai ini: