It's just my little's notes…

Rupanya Kangen

Posted on: Juli 26, 2010

Mengutip kata-kata Psikolog Elly Risman dalam majalah Ummi edisi 02 Juni 2009 bahwa “Kehadiran ayah itu membuat anak menjadi lebih berarti, menjadi lebih tangguh dan mempunyai inisiatif

Hal itu tentu benar adanya …dan kalau boleh saya tambahkan komunikasi dan kehadiran fisik ayah setiap saat dan waktu (jika memungkinkan) sangat diperlukan untuk menjadi penawar atau obat disaat anak-anaknya sedang terbaring sakit..setidaknya itulah hal yang pernah saya alami.

Beberapa waktu yang lalu pada Sabtu sore adik kecil kami Reva mengalami sakit demam, demamnya tiba-tiba saja sebab Sabtu pagi hingga sore hari tidak ada tanda-tanda demam, dia masih beraktifitas dan bermain seperti biasa, nafsu makannya juga tidak berubah. Saya pikir mungkin si adik kelelahan bermain dan kurang minum sehingga badannya terasa panas, namun hingga malam hari panasnya semakin tinggi sampai 38 C dan sebagai pertolongan pertama segera saya memberinya obat penurun panas dengan harapan esok paginya demam si adik turun.

Namun hingga ahad pagi dan sore hari demam si adik belum juga turun…dia juga tidak mau makan hanya mau minum air putih dan susu itupun hanya sedikit..seharian saya merasa tidak nyaman dan khawatir… melihat keadaan si adik yang tidak kunjung membaik segera saya membawanya ke dokter anak langganan kami.

Hasil diagnosa dokter…si adik sakit radang…dan lebih lanjut dokter bilang ”tapi hati-hati ya bu…coba ibu perhatikan dengan seksama kok kayaknya muka si adik agak bengkak jika memang benar begitu harus waspada bisa saja si adik kena demam berdarah…” dan dokter menganjurkan jika sampai hari senin (hari ke 3) si adik masih demam atau belum membaik, harus cek darah untuk mengetahui apa penyebab sakitnya si adik.

Alhamdulillah setelah minum obat dari dokter….panas si adik berangsur-angsur turun meski nafsu makannya belum pulih karena masih ada rasa mual namun sudah mulai beraktifitas seperti biasa…, sayapun merasa lega, dan anjuran dokter untuk cek darahpun tidak saya lakukan dengan pertimbangan kondisinya membaik….namun malam harinya kelegaan saya berubah menjadi gelisah dan khawatir karena sampai jam 21.00 malam si adik belum juga mau tidur dan tidak mau minum susu…mau muntah katanya berulang kali..baru jam 22.00 si adik tertidur itupun sebentar – sebentar bangun, gelisah dan tidurnya mbolak-mbalik… hal ini jelas tidak seperti biasanya…

Melihat si adik demikian saya berpikir jangan-jangan si adik typusnya kambuh (karena si adik pernah sakit typus kira-kira setahun yang lalu), atau kena demam berdarah…wah pikiranpun menjadi berkecamuk..teringat saya dengan dua teman kantor saya, yang anak-anaknya lagi dirawat dirumah sakit karena demam berdarah….aduh bagaimana ini sanggupkan saya menunggunya sampai esok pagi…ditambah lagi suami saya sedang tidak dirumah (dinas luar) sehingga tidak ada yang saya mintai pertimbangan.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akhirnya saya mengambil inisiatip malam itu juga membawa si adik ke rumah sakit untuk cek darah.. dengan meminta bantuan tetangga sebelah rumah…(buat budhe dan pakdhe pri terimakasih ya…)…dan alhamdulillah hasil cek darah adik negatip untuk typus dan demam berdarahnya dan kata dokter si adik sakit radang dan radang bisa menyebabkan berasa mual, teruskan aja obatnya sampai habis Insya Allah sembuh.

Sampai hari ke ketujuh dari awal sakit si adik masih belum mau makan banyak dan masih mengeluh mau muntah..hanya saja minum susunya sudah mulai normal…namun ada keanehan pada saat si adik tidur dan ini tidak biasanya terjadi… selama dia sakit setiap malam dia menggigau atau nglindur bahasa jawanya..dalam tidurnya yang selalu gelisah dia bilang “abah nanti pulang…abah nanti pulang” duh trenyuh saya mendengarnya apa si adik kangen ya sama abahnya …padahal menurut jadwal sih abah masih seminggu lagi baru bisa pulang. Hal ini sangat mungkin terjadi karena satu minggu lebih si adik tidak bertemu abahnya bahkan juga tidak bisa berkomunikasi secara leluasa lewat telepon seperti yang biasa dilakukannya jika abah tugas luar kota..karena dinasnya kali ini agak jauh ke negeri sebrang sehingga sangat terbatas komunikasinya.

Setelah abahnya pulang dan si adik sudah ketemu …ada perubahan yang cukup signifikan pada si adik, dia jadi mau makan lahap dan dalam tidurnya tidak lagi gelisah juga tidak menanyakan lagi kapan abahnya pulang …karena yang menjadi sumber kegelisahnnya dan yang menjadi pengobat rindunya sudah ada disampingnya…oooo rupanya kangen….😆😆

12 Tanggapan to "Rupanya Kangen"

saya sebagai seorang ayah.. sangat tersentuh…mudah² saya menjadi ayah yg menjadi contoh yg baik untuk anak² saya, amin

semoga keluarga ummurizka selalu di lindungi Allah SWT.. AMin

wah.. wah ni sama ma adik sepupuku.. klo misal kangen banget ampe dibawa sakit..

For Milimeterst: terimakasih doanya ya..semoga demikian juga dengan keluarga antum. syukron telah berkunjung.

To Kanvasmaya : iya tu si adik sangat deket dengan abahnya..jadinya begitu.

Semoga cepat sembuh, lagi sakit juga nich gara-gara kehujanan

Peran ayah dan ibu memang tak pernah bisa tergantikan dan “hilangnya” (sementara) peran salah satu bisa menimbulkan ketidaktenangan dalam diri anak. Alhamdulillah ya Um anak2 kita memiliki keduanya…Rupanya adik sakit MALARINDU karena kangen abahnya^^, anak saya jg suka gelisah bila abinya belum pulang2 sampai malam trus sibuk telpon dan menunggu sampai abinya datang….

anak menangis kadang karena ada firasat tertentu, mungkin kangen,atau ada apa2 dengan orangtuanya.

thanks artikelnya
salam hangat dari Surabaya

Alhamdulillah… Mudahan Reza sudah semakin sembuh. pasti ayahnya seorang yang sangat rapat dengan Reza sehingga kalau berjauhan jadi kangen. Anak2 selalu membuat orang tuanya resah. hehehe.. saya kangen juga Umi, sama seseorang tapi tidak demam. Salam keindahan selalu.

alhamdulillah deh sembuh
ternyata kangen juga bisa bikin seseorang sakit
ckck

hmm, sepertinya peran ayah mmg penting yah, ummi. alhamdulillah klo si adik sekarang sudah sembuh.

mampir lagi ach, sambil senyum2 nggak jelas🙂🙂🙂

always happy ya bu….

😀
He, ternyata si Adik….. kangen Ayah tho Um,
~ Alhamdulillahirabbil’alamiin… Ayah segera datang, yang menjadi jalan Dik Reva baikan lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mutiara Kata

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)
Juli 2010
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Archives

Top Rated

Blog Stats

  • 158,282 hits

Favorit link

%d blogger menyukai ini: