It's just my little's notes…

Nasib anak jalanan…

Posted on: Juni 11, 2010


Kemaren sore sepulang kerja saya mampir di sebuah toko cake & bakery untuk memesan kue sebagai hidangan pengajian Rukum Warga khusus ibu – ibu yang akan bertempat dirumahku, pada saat saya sedang memilih kue tiba-tiba datang 3 anak laki-laki masuk ke dalam toko tersebut. Ketiga anak ini berumur kurang lebih 10 tahunan dengan muka dan baju yang teramat dekil. Tanpa ada sopan santun begitu masuk toko satu dari anak tersebut mendekatiku sambil ngomong dengan nada yang setengah memaksa “mbak, tukokke (belikan) aku roti mbak…”sedang dua anak yang lain menuju ke kasir seraya bilang “mbak njaluk duite (minta uangnya)… mbak?” dengan nada yang tidak kalah kerasnya. Mbak yang dikasir segera memberi mereka uang receh kepada anak tersebut …namun apa reaksi anak-anak tersebut ketika menerima uang..”lho piro ki (berapa ini) mbak…” kata anak itu, mbak kasir hanya diam saja (mungkin sudah terbiasa kedatangan tamu tak diundang seperti ini), melihat semua itu saya menjadi geram dan segera saja saya nasehati mereka : ”berapapun pemberian mbak ini terimalah dan ucapkan terimakasih”..mendengar ucapan saya salah satu dari mereka mengucapkan terimakasih dengan nada datar dan terkesan terpaksa sambil berlalu keluar toko yang diikuti dua anak lainnya.

Dalam perjalanan pulang dari toko kue, saya jadi kepikiran tentang anak-anak tersebut ..🙄 kenapa anak-anak itu menjadi sebegitu kasar dan meminta-minta dengan cara setengah memaksa dari toko-toko layaknya seorang preman mungkin memang anak-anak ini preman kecil kali ya…😕 Apakah memang hal tersebut sudah menjadi profesinya… namun demikian anak-anak tersebut menjadi seperti itu bukan tidak ada sebabnya, ya bisa jadi orang tua mereka memang tidak dapat mencukupi kebutuhannya terutama kebutuhan perut sehingga terpaksa mereka harus mencari sendiri dengan caranya sendiri dan tempaan / kerasnya hidup dijalanan menjadikan mereka menjadi anak yang tidak tahu sopan santun dan etika.

Jujur saya merasa sangat prihatin sekaligus kasihan melihat anak-anak tersebut, bagaimana dengan masa depan mereka nanti, keadaanlah yang memaksa mereka menjadi demikian padahal dimasa-masa usianya seharusnya mereka duduk manis disekolah untuk belajar dan bermain riang dengan teman-temannya bukannya berkeliaran dijalan untuk mencari sesuap nasi…😥 Yah…anak-anak jalanan mungkin tidak sempat berpikir untuk mengejar mimpi-mimpi mereka, yang ada dipikirannya sekarang hanyalah bagaimana agar perutnya bisa kenyang hari ini…

Ini merupakan fenomena yang ada tentang anak jalanan di negeri kita ini dan yang saya temui ini baru segelintir anak saja dan kenyataannya sangat banyak anak-anak seperti ini yang bisa kita temui di perempatan jalan / traffic light terutama dikota-kota besar, ya hal ini sebagaimana kita tahu merupakan salah satu permasalahan negara kita yang masih dan harus terus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dalam penanganannya (dan juga permasalahan kita juga tentunya sebagai warga negara🙄 )… karena anak-anak tersebut merupakan aset / sumber daya manusia yang ikut menentukan masa depan negara kita tercinta..

19 Tanggapan to "Nasib anak jalanan…"

karena mereka terbiasa dan dibiasakan oleh keadaan mbak, makanya mereka seolah kehilangan dunia anak2 yang polos …

kebahagiaan dan sifat dasar mereka terenggut oleh keadaan … siapa yang akan peduli dengan mereka ya?

semoga segera ada yang peduli…

lebih tragis lagi mereka memang dimanfaatkan oleh orang yg tdk bermoral….hanya untuk mencari rupiah…

lingkungan mungkin yang menjadikan mereka seperti itu ya mbak…😦
btw,,,, mari bertukar link ^_^
saya taruh duluan dah link nya😉

HIDUP!!! ^_^

ya makasih kika..tuch punya kika dah duduk maniz juga…

miris ya mba liat yg seperti itu..
kadang kita merasa kasihan melihatnya
tp klo sikap ‘anak kecil’ mereka seperti itu jadi males mau ngasih😀

iya disatu sisi sering gregetan sisi yang lain juga kasihan..btw thanks kunjungannya..

bersyukurlah kita yang masih diberi kenikmattan Alloh…

setuju banget..syukron atas kunjungannya..

besykur banget mbak aku gak perlu ngalamin sperti yng mereka alami..

anyway..
Aq pasang link na d blog ku yah mbakk

:))

Perlu penanaman akhlak yang baik,”Meski berada dlm situasi terjepit, jgn biarkan diri meminta2….”
Padahal di UUD ada pasal yg memuat ttg anak terlantar….
Makasih dah ditambahkan link saya, Mbak🙂

masa bermain yang tiba-tiba hilang karena tuntutan kebutuhan

nasib anak jalanan di Indonesia kira-kira ada sejak kapan ya? jangan setelah orde lama lagi.

buat mbak meliana : betul mbak, namun susah praktiknya..

untuk bang sunarnosahlan : ya masa kecil yang betul-betul tidak bahagia …

buat aulia : thanks kunjungannya..kayak sudah zaman dulu sudah ada makin lama makin banyak.., salam kenal ya🙂

Miris jg dgn nasib mereka😦

Ikut bersedih mengapa mereka tak berusaha mendapatkan jalan keluar atas nasibnya itu.

hduuuh,… ksian si,..
tpi gx tau ap yg hrus dilakukan,..

T_T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mutiara Kata

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)
Juni 2010
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Archives

Top Rated

Blog Stats

  • 158,282 hits

Favorit link

%d blogger menyukai ini: