Posted by: ummurizka on: Mei 20, 2011
Semesta bertasbih padaMu
Sucikan diriMu, lafadzkan asmaMu
Gunung-gunung bintang makhlukMu
Mentari, rembulan tunduk taat padaMu
Ya rabbi…. Ya rabbi
Alam raya didalam nafasnya
Berdzikir agungkan takkan pernah berhenti
Burung yang terbang diangkasa,
dilaut pun semua mensucikan asmaMu
Tiada satupun pengingkaran alam padaMu
Tiada satupun pengingkaran hati setiap makhlukMu
Masih ingat dengan syair lagu diatas? Lagu yang diciptakan dan dinyanyikan Opick kurang lebih 4 tahun silam ini, selalu enak didengar, ya lagu nasyid dan religi memang selalu enak didengar, meresapi syair-syairnya sebagai pengingat diri yang sering lupa dalam mengingat Allah SWT.
Lagu semesta bertasbih menceritakan tentang alam semesta yang selalu memuji kebesaran dan keagungan Allah juga ketundukan dan ketaataan mereka kepada Allah Sang Maha Pencipta. Sungguh suatu penghambaan tanpa pamrih.
Banyak ayat yang menerangkan bahwa seluruh alam semesta ini senantiasa memuji dan bertasbih kepada Allah SWT antara lain :
“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun”. (Al-Qur’an Surat Al-Israa’ ayat 44)
“Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi (QS. Shaad:18)
“Kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (QS. An Nur : 41)
“Dialah yang memperlihatkan kilat kepadamu (yang menimbulkan) ketakutan dan harapan dan Dia mengadakan awan mendung. Dan guruh bertasbih dengan memujiNya, dan (demikian pula) para malaikat karena takut kepadaNya (Qs. Ar Ra’du : 12-13)
“…lalu dia berkata kepadanya (langit) dan kepada bumi: Datanglah kau keduanya menurut perintahKU dengan suka hati atau terpaksa. Keduanya menjawab: ‘kami datang dengan suka hati’”. (QS. Fushshillat : 11)
Renungan diri :
Manusia tentu tidak lebih kuat dari kilat dan guruh,
Manusia tentu juga tidak lebih perkasa dari langit dan bumi,
Dan Manusia tentu tidak lebih kokoh dari gunung-gunung,
Jika demikian pantaskah manusia menyombongkan diri dan lalai dari mengingatNya
terima kasih sudah diingatkan
sama-sama, sebagai renungan kita bersama, syukron kunjungannya ya
renungan untuk bersama ya ummi
salam
quote terakhir telah mengingatkan saya akan keterbatasan manusia di alam semesta ini, makasih ya
Astagfirullah… betapa seringnya kita (saya) terkhilaf dan melupakan Allah Ta’ala…
Luar biasa dengan bertasbih hati akan menjadi tenang
diluar topiknya mbak… saya juga seneng lagu2 opick. terutama Bila Waktu Telah Berakhir… Kalo udah denger lagu ini, langsung inget dosa-dosa diri
makasih ya ummi…^^
saya masih harus banyak instropeksi dulu nih mbak..
saya merasa keciiiil banget
menurutku titu tidak pantas,
kita sebagai manusia harus tetap taat pada perintah-perintah yang
Dia berikan kepada kita,,
wahai kaum muslimin & muslimah..:)
Mei 20, 2011 pada 2:09 am
speechless Mi!
Mei 20, 2011 pada 8:26 am
maksih kunjungannya bunda, bunda selalu yang pertama